Senin, 18 Maret 2013

Harry Potter

http://www.comicbookmovie.com/images/users/uploads/14035/Harry-Potter-the-Order-Phoenix-458.jpg

Harry Potter merupakan salah satu seri novel fantasi karya J. K. Rowling dari Inggris mengenai seorang anak laki-laki bernama Harry Potter. Sejak rilis pertama novel ini, Harry Potter dan Batu Bertuah pada tahun 1997 di Inggris, buku ini telah mendapatkan ketenaran dan kesuksesan secara komersial di seluruh dunia, diangkat menjadi film, video game, dan beragam merchandise. WOW ya!

Latar belakang kisah ini kebanyakan berada di Sekolah Sihir Hogwarts dan berpusat pada pertarungan Harry Potter melawan penyihir jahat Lord Voldemort, yang menggunakan Ilmu Hitam untuk membunuh orang tua Harry.
Kesemua tujuh buku yang direncanakan Rowling dalam seri novel ini telah diterbitkan. Buku keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran versi asli bahasa Inggris diterbitkan pada 16 Juli 2005, sementara buku ketujuh, Harry Potter dan Relikui Kematian diluncurkan di seluruh dunia pada 21 Juli 2007 (versi terjemahan bahasa Indonesia diterbitkan pada tanggal 13 Januari 2008). Enam buku pertama dalam seri novel ini secara keseluruhan telah terjual lebih dari 325 juta kopi, dan telah diterjemahkan ke lebih dari 63 bahasa.
Atas kesuksesan novel-novelnya ini, Rowling telah menjadi penulis terkaya sepanjang sejarah kesusasteraan. Versi-versi asli dalam bahasa Inggris diterbitkan oleh penerbit Bloomsbury di Inggris Raya, Scholastic Press di Amerika Serikat, Allen & Unwin di Australia, dan Raincoast Books di Kanada. Versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.
Lima buku pertama telah diangkat menjadi film layar lebar oleh Warner Bros. dan mendulang kesuksesan besar. Film kelima, Harry Potter and the Order of the Phoenix, mulai diambil gambarnya pada Februari 2006, dan dirilis pada 11 Juli 2007 di Amerika Serikat. Film keenam, Harry Potter and Half Blood Prince, dirilis pada 15 Juli 2009.
 

Ringkasan plot

Untuk sinopsis per novel, lihat artikel yang relevan di masing-masing seri.
Kisah dibuka dengan keadaan tak terkendali di dunia sihir (yang biasanya merupakan komunitas yang rahasia) setelah bertahun-tahun mengalami teror oleh Lord Voldemort. Pada malam sebelumnya, Voldemort telah menemukan tempat perlindungan rahasia keluarga Potter, dan membunuh James dan Lily Potter. Namun demikian, ketika ia mengarahkan tongkat sihirnya kepada bayi mereka, Harry, kutukan pembunuh yang dikeluarkannya malah membalik kepada dirinya sendiri. Arwah Voldemort tercabik dari tubuhnya sendiri yang hancur, menghilang dari dunia sihir, tapi tidak mati. Sementara itu, satu-satunya hasil dari kutukan yang gagal itu meninggalkan bekas yang khusus di dahinya, cacat berbentuk sambaran kilat. Kekalahan misterius Voldemort memberikan Harry sebutan khusus di kalangan dunia sihir, "Anak Laki-Laki yang Bertahan Hidup". Sebutan ini khususnya dikarenakan tidak ada penyihir yang diarah oleh Voldemort dapat bertahan hidup melawannya.
Pada malam berikutnya, seorang penyihir membawa Harry ke rumah Bibi dan Pamannya, Dursley, tempat di mana ia akan tinggal bertahun-tahun setelahnya. Keluarga Dursley adalah famili Harry yang kejam dan merupakan orang-orang non-penyihir. Mereka senantiasa berusaha menyembunyikan latar belakang Harry yang merupakan penyihir dan keturunan penyihir, dan memberinya hukuman jika terjadi kejadian-kejadian aneh.
Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mendapatkan kontak pertamanya dengan dunia sihir, ketika ia menerima surat dari Sekolah Sihir Hogwarts, yang berusaha disembunyikan oleh Paman dan Bibinya, hingga ia tidak berhasil membaca surat tersebut. Surat itu pada akhirnya dapat dibacanya setelah ia ditemui oleh Hagrid, Pengawas Binatang Liar di Hogwarts. Hagrid memberitahunya bahwa ia sesungguhnya adalah seorang penyihir, dan surat itu memberitahunya bahwa ia disediakan tempat untuk belajar di Hogwarts. Setiap jilid dari novel Harry Potter mengisahkan mengenai satu tahun kehidupan Harry, yang kebanyakan dihabiskannya dalam pelajaran di Hogwarts, di mana ia mempelajari penggunaan sihir dan membuat ramuan. Harry juga mempelajari bagaimana mengatasi rintangan-rintangan sihir, sosial, dan emosi selama masa remajanya. Dalam periode yang sama, Voldemort juga berusaha untuk kembali ke tubuh fisiknya dan mengembalikan seluruh kekuatannya, sementara Kementrian Sihir berusaha juga untuk menolak untuk mengakui adanya ancaman akan kembalinya Voldemort. Penolakan Kementerian Sihir ini kemudian menyebabkan banyak kesulitan bagi Harry Potter.

Dunia Harry Potter

Dunia sihir dalam kisah Harry Potter adalah dunia yang ada di dunia kita sekarang tapi juga sekaligus terpisah sama sekali secara sihir. Kalau diperbandingkan, dalam kisah fantasi Narnia dunia sihirnya merupakan dunia alternatif, sementara dalam Lord of the Rings Bumi-Tengah merupakan dunia mite pada masa lampau. Lingkungan sihir Harry Potter dikisahkan berada di tengah-tengah dunia kita saat ini, dengan benda-benda sihir yang mirip dengan benda-benda di lingkup non-sihir. Lembaga-lembaga dan lokasi-lokasinya pun mirip atau malah sama dengan yang berada di dunia nyata, seperti London. Lingkungan sihir sama sekali tidak dapat terlihat oleh populasi non-sihir (atau Muggle, misalnya: Keluarga Dursley).
Bakat sihir adalah kemampuan alami yang telah ada sejak lahir, tidak dapat muncul karena dipelajari. Mereka yang memiliki bakat sihir harus mengikuti pelajaran di sekolah-sekolah seperti Hogwarts untuk dapat menguasai dan mengontrolnya. Namun demikian, ada kemungkinan anak-anak yang lahir di keluarga penyihir yang hanya memiliki sedikit bakat sihir atau malah tidak ada sama sekali (disebut "Squibs", misalnya Mrs. Figg, Argus Filch). Para penyihir belum tentu dilahirkan dalam keluarga penyihir, dan banyak dari mereka yang dilahirkan dari orang tua (para Muggle) yang sama sekali tidak mengenal sihir. Mereka yang murni berdarah penyihir seringkali tidak terbiasa dengan dunia Muggle, malah terasa lebih aneh bagi mereka ketimbang kita memandang dunia mereka. Namun demikian, dunia sihir dan elemen-elemennya yang menakjubkan itu digambarkan sebagai dunia-yang-sangat-mirip-dengan-dunia-nyata. Salah satu tema utama dalam novel ini adalah keberadaan dunia sihir dan dunia biasa; di mana para tokohnya hidup dalam lingkungan yang memiliki masalah-masalah yang "normal", sekalipun mereka hidup di antara sihir.

Hal-hal yang berulang

Kemurnian darah (Harry Potter):Para penyihir pada umumnya memandang Muggle dengan sikap merendahkan dan curiga, masalahnya, sikap ini menjadi kefanatikan bagi sebagian kecil penyihir. Mereka yang fanatik ini mengkotak-kotakkan diri mereka atas dasar banyaknya leluhur mereka, di mana penyihir "berdarah-murni" (mereka yang keluarganya seluruhnya adalah penyihir) dianggap sebagai yang paling tinggi, penyihir "berdarah-campuran" (mereka yang memiliki keturunan penyihir dan Muggle) pada tingkat menengah, dan "kelahiran-Muggle" (mereka yang tanpa keturunan penyihir) sebagai yang terendah. Para pendukung kemurnian-darah percaya bahwa hanya mereka yang "berdarah-murni"-lah yang berhak mengontrol dunia sihir, dan tidak menganggap bahwa penyihir "kelahiran-Muggle" sebagai penyihir yang sesungguhnya. Beberapa dari mereka bahkan bertindak terlalu jauh dengan membunuhi para "kelahiran-Muggle" supaya jangan dapat mempelajari sihir. Kebanyakan kaum fanatik ini adalah berdarah-murni, sekalipun perlu dicatat bahwa Voldemort, yang mendukung fanatisme ini, sesungguhnya adalah penyihir berdarah-campuran. Selain itu, sebenarnya hanya tinggal sedikit sekali penyihir yang benar-benar berdarah-murni, oleh karena tanpa menikah dengan populasi Muggle, para penyihir lama kelamaan akan habis. Namun demikian, banyak keluarga penyihir yang menutupi bahwa ada di antara keluarga mereka yang menikahi kaum Muggle. Salah satu contoh keluarga seperti ini adalah dalam keluarga Black.

 Asrama Hogwarts 

 adalah asrama yang digunakan para murid di sekolah sihir Hogwarts sebagai tempat tinggal selama belajar di Hogwarts, pembagian asrama ini berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh topi seleksi. Di seri Harry Potter, Sekolah Sihir Hogwarts terbagi menjadi empat asrama, masing-masing menggunakan nama keluarga pendirinya Godric Gryffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw dan Helga Hufflepuff. Asrama-asrama tersebut saling bersaing selama mereka bersekolah, dengan menambah atau mengurangi angka dari berbagai peristiwa, untuk memperoleh Piala Asrama. Masing-masing memiliki tim Quidditch tersendiri yang bersaing dalam memperebutkan Piala Quidditch. Kompetisi dan rivalitas yang paling sering terjadi (dan yang paling seru) antara Asrama Gryffindor dan Slytherin, yang bahkan dalam cerita cenderung mengarah ke permusuhan. Asrama di Hogwarts merupakan tempat tinggal dan belajar untuk setiap muridnya.

Gryffindor

Lambang Gryffindor
Asrama Gryffindor adalah salah satu nama asrama fiktif di serial Harry Potter karya J. K. Rowling. Asrama Gryffindor berada di Sekolah Sihir Hogwarts.Binatang Identitas Asrama Gryffindor adalah singa.Merah dan emas adalah warna kebanggaan Gryffindor. Nama itu diambil dari salah satu pendiri sekolah tersebut, Godric Gryffindor. Ia adalah salah satu penyihir terbesar di masanya. Gryffindor hidup kira-kira seribu tahun yang lalu bersama Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff, dan Salazar Slytherin. Peninggalan Gryffindor yang ada saat ini adalah topi seleksi yang dulu adalah miliknya dan pedang bertahtakan permata dan diukir dengan namanya yang sekarang disimpan di kantor Profesor Albus Dumbledore.
Murid-murid yang tinggal di asrama Gryffindor digambarkan sebagai orang-orang yang gagah berani, bersifat ksatria, dan tidak mengenal takut, meskipun terkadang sampai ke titik agresivitas dan kecerobohan. Banyak Auror, satuan elit pemburu dan penangkap penyihir hitam Kementerian Sihir merupakan alumni Gryffindor (termasuk Harry dan Ron). Selain Harry Potter sendiri, teman-teman baiknya juga bertempat tinggal di Gryffindor. Teman-teman sekamar Harry Potter di Gryffindor antara lain: Ron Weasley, Seamus Finnigan, Neville Longbottom, dan Dean Thomas. Teman baik Harry, Hermione Granger, serta kekasih (dan istrinya kelak), Ginny Weasley, juga bertempat tinggal di Gryffindor. Saudara Ron yang lain juga dulunya tinggal di Gryffindor. Kemudian, mayoritas anggota Laskar Dumbledore dan Orde Phoenix juga dari Gryffindor.
Ron Weasley dan Hermione Granger terpilih sebagai prefek Gryffindor di tahun ke-5 mereka.
Tim Quidditch Gryffindor baru memenangkan Piala Quidditch Hogwarts di tahun ke-3 Harry Potter bersekolah di Hogwarts. Anggota tim Gryffindor antara lain: Oliver Wood (sudah lulus), Angelina Johnson, Alicia Spinnet, Katie Bell, Fred dan George Weasley, Cormac McLaggen, Ron Weasley, Ginny Weasley, Demelza Robins, dan Harry Potter sendiri.
Tidak semua penyihir dari Gryffindor memiliki kualitas seperti layaknya Gryffindor. Sebagai contoh, Peter Pettigrew tergolong lemah dan penakut dan cenderung "lebih memilih sisi yang menang (winning side)", hingga berani mengkhianati teman-temannya sendiri (terutama James Potter)

Daftar penyihir dari Gryffindor



Hufflepuff

Hufflepuff crest
Hufflepuff, didirikan oleh Helga Hufflepuff, menilai kerja keras, kesabaran, kesetiaan, dedikasi, toleransi, dan keadilan di atas semuanya. Binatang identitas asrama adalah badger dan kenari dengan kuning dan hitam sebagai warna kebanggannya. The Fat Friar adalah hantu penjaga asrama. Menurut Rowling, Hufflepuff berkesuaian dengan elemen tanah, dimana asrama tempat tinggal mereka berlokasi di ruangan bawah tanah, tepatnya di dekat dapur Hogwarts.
Sangat sedikit anggota Hufflepuff yang disebutkan secara spesifik, dan secara umum, mereka tidak banyak terlihat dalam seri Harry Potter. Meski begitu, Hufflepuff tetap berperan besar dalam memerangi Voldemort. Sebagai contoh, Nymphadora Tonks, seorang auror hebat dan anggota Orde Phoenix, berasal dari sini. Terdapat juga 5 orang anggota Laskar Dumbledore dari asrama ini. Pada Pertempuran Hogwarts, Hufflepuff menunjukkan kesetiaan mereka dengan banyaknya siswa-siswinya yang bertempur membela Hogwarts (di buku, jumlah mereka digambarkan terbanyak kedua setelah Gryffindor. Ravenclaw berada di tempat ketiga). Di situs Pottermore, JK.Rowling memberi lebih banyak info spesifik tentang Hufflepuff (terutama anggota-anggota di masa lalu) dan diketahui bahwa asrama ini merupakan asrama yang paling sedikit menghasilkan penyihir hitam dibanding tiga asrama lainnya. Kepala asrama saat ini adalah Pomona Sprout. Peninggalan pendirinya adalah sebuah piala (cawan) yang pada akhirnya diketahui adalah Horcrux.

Daftar penyihir dari Hufflepuff



Ravenclaw

Ravenclaw crest
Ravenclaw menilai tinggi kecerdasan, kreativitas, akal, kebijaksanaan, dan individualitas. "Kepintaran tak terhingga merupakan harta manusia yang paling berharga" adalah kutipan yang sering diulang oleh Ravenclaw. Lambang asramanya adalah elang, dan menggunakan warna biru dan perunggu (walaupun di film digunakan warna biru dan perak). Hantu asrama adalah Grey Lady, yang diungkapkan di Harry Potter dan Relikui Kematian sebagai Helena Ravenclaw, putri dari pendiri Hogwarts Rowena Ravenclaw. Menurut Rowling, Ravenclaw berhubungan dengan elemen udara. Rowena Ravenclaw juga merupakan pemilik dari mahkota, yang kemudian dibuktikan sebagai sebuah horcrux pada buku ketujuh ini. Jika diperhatikan dengan seksama sepanjang seri cerita, mayoritas siswi-siswi penghuni asrama ini dapat dikatakan cantik dan menarik, seperti Cho Chang, pacar pertama Harry. Lalu, Luna Lovegood juga dikatakan cantik pada buku keenam, di pesta natal Slughorn. Kemudian di Harry Potter dan Piala Api, Dean Thomas menyatakan bahwa Padma Patil (bersama kembarannya, Parvati, yang merupakan siswi Gryffindor), sebagai "salah satu gadis tercantik di Hogwarts". Hermione Granger sempat dipertimbangkan untuk masuk asrama ini oleh Topi Seleksi sebelum akhirnya ia dimasukkan ke Gryffindor.
Ruang rekreasi Ravenclaw berada di salah satu menara sekolah. Menara Ravenclaw mempunyai pemandangan yang paling spektakuler dibanding asrama lain, sehingga para penghuni Ravenclaw dapat melihat pemandangan-pemandangan di sekitar Hogwarts. Untuk masuk ke dalam ruang rekreasi Ravenclaw, teka-teki logis harus diselesaikan.
Kepala asrama saat ini adalah Filius Flitwick.

Daftar penyihir dari Ravenclaw


Slytherin

Slytherin crest
Seperti pendirinya, Salazar Slytherin, asrama Slytherin menilai dari ambisi, kecerdikan (licik), bakat kepemimpinan, daya akal yang panjang, kecenderungan melanggar aturan dan (rata-rata) keturunan darah murni. Buku juga menyatakan haus kekuasaan adalah karakteristik dari Slytherin. Binatang yang melambangkan Slytherin adalah ular, dan menggunakan warna hijau dan perak sebagai warna identitas. Bloody Baron adalah hantu asrama Slytherin. Ruang rekreasi asrama ini juga terletak di bawah tanah, namun berbeda dengan milik Hufflepuff. Ruang bawah tanah Slytherin terletak di bawah danau sehingga memberikan ruangannya semburat cahaya kehijauan, ruangan ini juga dilengkapi dengan lampu-lampu hijau dan kursi-kursi berukir. Menurut Rowling, Slytherin berhubungan dengan elemen air. Sifat-sifat Slytherin tergolong rawan disalahgunakan untuk kejahatan. Itulah sebabnya banyak Pelahap Maut (termasuk Voldemort) berasal dari asrama ini. Harry Potter sendiri sempat dipertimbangkan masuk asrama ini oleh Topi Seleksi sebelum ia dimasukkan ke Gryffindor (karena Harry berkata "Jangan Slytherin, jangan Slytherin", beberapa kali. Harry sendiri memiliki beberapa sifat Slytherin seperti ambisi dan kecenderungan melanggar aturan)
Topi Seleksi mengklaim bahwa kemurnian darah adalah faktor dalam menyeleksi Slytherin, walaupun hal ini tidak disebutkan sampai buku kelima. Sampai akhir buku Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran, kepala asrama adalah Profesor Severus Snape. Setelah Profesor Snape melarikan diri dengan Pelahap Maut, Profesor Horace Slughorn mengisi posisinya. Slughorn merupakan kepala asrama Slytherin untuk beberapa lama sebelum pensiun dan kembali ke Hogwarts pada tahun ke-6 Harry Potter. Tidak semua penyihir Slytherin jahat. Kepala asrama Slytherin; Horace Slughorn ikut bertempur dalam Pertempuran Hogwarts dan juga memimpin bala bantuan dalam pertempuran. Keluarga Malfoy adalah contoh lainnya. Pada akhir Harry Potter dan Relikui Kematian mereka akhirnya memutuskan membelot dari Voldemort. Severus Snape dapat dikatakan contoh "Slytherin sejati". Dengan kecerdikannya (dan didorong rasa cinta yang besar), ia mampu menipu Voldemort selama bertahun-tahun sebelum dibunuh di akhir cerita[HP7]. Setelah kekalahan terakhir Lord Voldemort, Slytherin tidak lagi mengunggulkan kemurnian darah, tidak lagi mempertahankan kemurnian darah. Walaupun begitu, reputasi gelapnya masih hidup sampai hari ini.

Daftar penyihir dari Slytherin



Harry Potter sebagai pemain Quidditch

Sejak tahun pertamanya di Hogwarts, Harry Potter berperan sebagai seeker di timnya, Gryffindor. Karirnya sebagai pemain Quidditch Hogwarts tergolong stabil pada tahun kedua dan ketiganya, meskipun pada tahun kedua turnamen dibatalkan akibat serangan monster Kamar Rahasia (basilisk). Pada tahun ketiga, Gryffindor merebut Piala Quidditch untuk pertama kalinya. Turnamen ditiadakan pada tahun keempat Harry karena bertepatan dengan Turnamen Triwizard. Kemudian, pada tahun kelima. Harry mendapat larangan bermain "seumur hidup" oleh Dolores Umbridge akibat berkelahi dengan Draco malfoy (bersama dengan Fred dan George Weasley). Posisinya digantikan Ginny Weasley, yang berhasil membawa Gryffindor tetap mempertahankan piala. Pada tahun keenam. Harry kembali bermain dan diangkat sebagai kapten. Namun, ia kembali tidak bermain pada pertandingan terakhir melawan Ravenclaw akibat detensi dengan Snape yang disebabkan oleh ia menyerang Draco Malfoy dengan mantra Sectumsempra. Namun, kembali seeker pengganti, Ginny, berhasil memenangkan piala untuk Gryffindor. Turnamen ditiadakan pada tahun ketujuh, di mana Harry dan kedua temannya tidak kembali ke Hogwarts.

Tim Quidditch Hogwarts

Bagian utama dari 5 buku Harry Potter adalah kompetisi antar-asrama Hogwarts untuk merebut Piala Quidditch Hogwarts. Pertandingan yang paling seru dan yang paling dinanti-nantikan oleh siswa-siswi Hogwarts adalah Gryffindor melawan Slytherin (dipengaruhi rivalitas antar-asrama).
Berikut ini adalah tim Quidditch Gryffindor yang berhasil merebut Piala Quidditch pada Harry Potter dan Tawanan Azkaban. Dikatakan sebagai "tim terbaik yang pernah ada di Hogwarts". Eksis dari tahun 1991-1993 (buku 1 hingga 3). Turnamen ditiadakan pada buku keempat (Piala Api) karena digelarnya Turnamen Triwizard.
Posisi Nama
Keeper Oliver Wood (Kapten)
Centre Chaser Angelina Johnson
Outside Chaser Katie Bell
Outside Chaser Alicia Spinnet
Blind Side Beater Fred Weasley
Open Side Beater George Weasley
Seeker Harry Potter
Pada tahun kelima (Harry Potter dan Orde Phoenix),tim Gryffindor kembali merebut Piala Quidditch meski tampil tanpa Harry dan si kembar Weasley (Fred dan George).
Posisi Nama
Keeper Ron Weasley
Centre Chaser Angelina Johnson (Kapten)
Outside Chaser Katie Bell
Outside Chaser Alicia Spinnet
Blind Side Beater Fred Weasley/Jack Sloper
Open Side Beater George Weasley/Andrew Kirke
Seeker Harry Potter/Ginny Weasley
Pada tahun keenam, tim Gryffindor kembali mempertahankan piala Quidditch, meski tampil dengan formasi baru. Pada musim ini, Ron Weasley dan Katie Bell sama-sama menjadi korban salah sasaran dari usaha Draco Malfoy untuk membunuh Dumbledore. Cormac McLaggen dan Dean Thomas menggantikan posisi mereka masing-masing.
Posisi Nama
Keeper Ron Weasley/Cormac McLaggen
Centre Chaser Ginny Weasley/Dean Thomas
Outside Chaser Katie Bell/Dean Thomas
Outside Chaser Demelza Robins
Blind Side Beater Ritchie Coote
Open Side Beater Jimmy Peakes
Seeker Harry Potter (kapten)/Ginny Weasley
Buku - Buku Seputar Harry Potter di GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

profile

GramediaPustakaUtama

 

http://www.gramediapustakautama.com/buku-detail/79963/Dunia-Ajaib-Harry-Potter:-The-Magical-World-of-Harry-Potter

10 Fakta Unik Dibalik Setiap Film Harry Potter

 Film Harry Potter mungkin sudah berakhir, tapi fenomena di baliknya masih terus membuat kita terkagum-kagum bahkan rasanya tidak pernah terpuaskan. Jadi, jika Anda pernah bertanya-tanya di mana dan berapa banyak panggung set yang telah diciptakan untuk membuat cerita ini hidup di depan layar Anda, atau terbuat dari apa sapu terbang di film ini, yuk, kita intip fakta menarik dari dunia sihir Harry Potter dan teman-temannya!



1. Tongkat Ajaib
Setiap tongkat di film Harry Potter dibuat di tempat – termasuk tongkat milik Daniel Radcliffe yang sampai berjumlah 60-70 buah karena aus dipakai selama tujuh film terakhir. Sama seperti di buku, tidak ada dua tongkat yang sama, bahkan tongkat milik si kembar identik Fred dan George Weasley. Meskipun Radcliffe telah memakai beberapa tongkat, sebagian besar tongkat dibuat secara konsisten dengan panjang sekitar 33-38 cm, seperti di buku. Ini berarti justru karakternya yang tumbuh besar dengat tongkat yang sama selama bertahun-tahun pembuatan film. Tongkat Dumbledore yang berdesain rumit juga tetap sama, padahal dulu perusahaan film -dan seluruh dunia- tidak tahu bahwa tongkat tersebut merupakan “The Elder Wand“.

2. Adegan di Aula Besar Hogwarts
Lebih dari 600 seragam sekolah dibuat untuk film Harry Potter. Adegan pertempuran di “Harry Potter and the Deathly Hallows” menjadi adegan dengan jumlah terbesar pembuatan seragam untuk para pemain dan pemain ekstra – bisa dilihat sewaktu finale 400 orang Death Eaters dan Snatchers bergabung dengan 400 orang guru dan murid Hogwarts berkumpul di Aula Besar.

3. Replika Properti Film
Yang terlihat di foto sebenarnya hanya sebagian dari 210.000 koin dibuat untuk adegan Bank Gringotts di dua film terakhir. Artefak lainnya yang juga diduplikasi dalam jumlah banyak adalah salah satunya liontin Salazar Slytherin, yang dibuat sampai 40 replika untuk mengakomodasi adegan Harry dan Ron sewaktu berusaha menghancurkannya.

4. Wajah Populer Harry Potter

Tanda kilat di dahi Harry Potter telah dibuat oleh tim makeup kira-kira sebanyak 5.800 kali. Sekitar 2000 kali tanda tersebut diaplikasikan langsung di wajah Radcliffe, sementara sisanya diaplikasikan di dahi para pemain penggantinya. Meskipun barang properti favorit Radcliffe di film itu adalah kacamatanya, ternyata kacamata tersebut telah diganti sebanyak 160 kali.

5. Busana Dalam Film Harry Potter
Lebih dari 25,000 busana telah digunakan sepanjang film Harry Potter.

6. Naga Gringotts

200 makhluk ajaib telah diciptakan untuk seri film Harry Potter, termasuk naga ini. Aragog, sang Acromantula (laba-laba raksasa) yang ditampilkan dalam film kedua, “Harry Potter and the Chamber of Secret”, memiliki rentang kaki dari 5,48 meter. 250 hewan non-robot telah digunakan dalam film, yang terbesar adalah seekor kuda nil dan yang terkecil adalah kelabang.

7. Shell Cottage
Rumah Bill dan Fleur, di mana Harry, Ron dan Hermione berlindung di film terakhir, 90 persen dikerjakan di Leavesden Studio dan kemudian dipindahkan ke Fresh Water West di Wales. Rumah tersebut diangkut oleh traktor di sepanjang pantai sebelum dibawa menaiki bukit pasir oleh kru. Lokasi itu menjadi lokasi paling sering difoto oleh penggemar. 4.500 keping kerang raksasa dibutuhkan untuk atap pondok, dan bahkan ratusan helai rumput ditanam secara individual ke dalam pasir di bukit sekitarnya. Settingan rumput ini tahan angin pantai berkat 10,9 ton air yang digunakan sebagai beban untuk menahannya.

8. Snape dan Voldemort Bertemu di Rumah Perahu
Ini hanyalah salah satu dari 588 set yang telah dibuat untuk film Harry Potter – produk dari 58 orang staf Departemen Seni. Banyak set telah diciptakan di lahan Leavesden Studio. 80 hektar studio menyediakan hingga 46.500 meter persegi set panggung. Termasuk juga settingan panggung untuk terbang (sapu di film Harry Potter yang dibuat dari titanium untuk pesawat).

9. Kostum dan Topeng
Tentara patung yang digunakan untuk melawan Voldemort di Hogwarts ini hanya sebagian karakter yang mengenakan topeng dalam film. Memang betul, topeng dari Death Eaters-lah yang paling menuntut keterampilan dari para kru. Ini merupakan asil kolaborasi antara Departemen Seni dan Departemen Properti. Semua topeng Death Eaters diukir oleh tim Departemen Seni dan dicetak langsung ke wajah para aktor selama 2,5 menit sampai mengeras. Kemudian Tim Properti menyelesaikannya dengan membuat desain timah secara individual.

10. Ron dan Hermione di Antara Puing-Puing
Adegan ini menampilkan hanya sebagian dari 29 ton puing polistiren yang dibawa oleh 5 buah truk digunakan dalam film Deathly Hallows.